https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/issue/feedISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah2026-06-13T01:58:56+00:00Busriadijurnalistikhlaffebi@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>ISTIKHLAF : </strong>Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah the journal is published by Faculty of Economics and Islamic Business, Islamic Institute of Religion Yasni Bungo, Jambi Indonesia. Journal dedicated for the publication of scientific articles in Economics, Islamic Banking and Management. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, September and March in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals.<span style="font-size: 0.875rem;">The journal has been accredited Sinta 5 based on </span><a style="background-color: #ffffff; font-size: 0.875rem;" title="SK Akreditasi Millah: Journal of Religious Studies" href="https://drive.google.com/file/d/10w6pb-h6Q0Z0dUrdihTIztmzkN3XTA5g/view?usp=sharing">Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 72/E/KPT/2024 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2024</a><span style="font-size: 0.875rem;">. </span></p>https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1272Kesenjangan Pengetahuan UMKM Online Batam tentang Prinsip Syariah dalam Transaksi Digital2026-01-11T10:16:56+00:00Allyah Syafitri231062201027@uis.ac.idLusi Aulia Putri Winarti231062201006@uis.ac.idMazidatul Husna231062201048@uis.ac.idNazila231062201022@uis.ac.id<p><strong>Abstract</strong></p> <p>This study examines the extent of the knowledge gap among online Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Batam City regarding the application of Sharia principles in digital transactions. The analysis focuses on MSME actors’ understanding of Islamic contract concepts, information transparency, and the integration of Sharia values within digital trading practices. A qualitative descriptive approach was employed to capture real conditions experienced by MSME actors. The research population consisted of online MSMEs in Batam City operating through digital platforms such as marketplaces and social media. Participants were selected using purposive sampling, targeting MSMEs that actively conduct online transactions and have been operating for at least one year. Data were collected through semi-structured interviews and documentation of transaction practices displayed on digital platforms. The data analysis process involved data reduction, narrative presentation, and conclusion formulation. The findings reveal that most MSMEs have implemented digital transaction practices that reflect fundamental Sharia values, including honesty and transparency. Nevertheless, their conceptual and technical understanding of Sharia contracts, such as bai’, salam, and wakalah, remains limited. Sharia principles are predominantly interpreted as general ethical guidelines rather than as a structured transactional framework with specific legal consequences. These results indicate a clear gap in Sharia literacy among online MSMEs, highlighting the need for practical and contextual educational initiatives to strengthen Sharia-compliant digital business practices in Batam City.</p> <p> </p> <p><strong>Keywords:</strong> Online MSMEs, Digital Transactions, Sharia Principles, Islamic Contracts, Sharia Literacy</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesenjangan pengetahuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) online di Kota Batam dalam memahami prinsip syariah yang melekat pada transaksi digital. Kajian ini menitikberatkan pada pemahaman pelaku usaha terhadap konsep akad, transparansi informasi, serta penerapan nilai-nilai syariah dalam praktik jual beli berbasis platform digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna menggambarkan kondisi faktual yang terjadi di lapangan. Populasi penelitian mencakup seluruh pelaku UMKM online di Kota Batam yang menjalankan aktivitas usaha melalui marketplace dan media sosial. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria pelaku UMKM yang aktif bertransaksi secara digital dan telah menjalankan usaha minimal selama satu tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi terhadap praktik transaksi yang ditampilkan pada platform digital. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM pada umumnya telah menerapkan praktik transaksi digital yang selaras dengan nilai dasar syariah, seperti kejujuran dan keterbukaan informasi. Namun demikian, pemahaman konseptual dan teknis terkait akad syariah, seperti bai’, salam, dan wakalah, masih tergolong rendah. Prinsip syariah lebih dipersepsikan sebagai nilai etika umum dibandingkan sebagai sistem transaksi yang memiliki aturan dan implikasi hukum. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan literasi syariah pada UMKM online, sehingga diperlukan upaya peningkatan pemahaman yang aplikatif dan kontekstual guna mendukung pengembangan UMKM digital berbasis syariah di Kota Batam.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: UMKM Online, Transaksi Digital, Prinsip Syariah, Akad, Literasi Syariah</p> <p> </p>2026-03-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1270Analisis Kesenjangan Pemahamaman UMKM Batam Terhadap Akad Pembiayaan Syariah2026-01-11T07:46:45+00:00Federika Amanda231062201018@uis.ac.idNur Khaidah231062201016@uis.ac.idYupita Sari231062201019@uis.ac.idDea Nabilla231062201009@uis.ac.id<p>This study aims to analyze the gap in understanding among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Batam City regarding Islamic financing contracts. The research focuses on identifying the level of MSMEs’ understanding of the concepts, mechanisms, and principles of Islamic financing contracts, as well as the factors contributing to the emergence of this understanding gap. A qualitative descriptive approach was employed in this study. The research population consisted of MSMEs in Batam City from various business sectors, including trade, food, vehicle accessories, and service industries. The sample was selected using purposive sampling based on business experience and involvement in Islamic or conventional financing. The research instruments included semi-structured interview guidelines, observation sheets, and supporting documentation. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that most MSME actors are familiar with the term Islamic financing; however, their understanding remains general and superficial. The understanding gap is evident in the inability of MSMEs to distinguish between interest and profit margin, as well as limited knowledge of Islamic financing contracts such as murabahah, mudharabah, and musyarakah. The main factors contributing to this gap include low Islamic financial literacy, strong reliance on conventional financing experiences, and insufficient socialization and assistance from Islamic financial institutions.</p> <p><strong>Keywords:</strong> <strong>MSMEs</strong><strong>, Islamic Financing, Islamic Contracts, Understanding Gap.</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan pemahaman Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Batam terhadap akad pembiayaan syariah. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tingkat pemahaman pelaku UMKM mengenai konsep, mekanisme, dan prinsip akad pembiayaan syariah serta faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya kesenjangan pemahaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di Kota Batam yang berasal dari berbagai sektor usaha, seperti perdagangan, makanan, perlengkapan kendaraan, dan jasa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan mempertimbangkan pengalaman usaha dan keterkaitan informan dengan pembiayaan syariah maupun konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman wawancara semi-terstruktur, lembar observasi, dan dokumentasi pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM telah mengenal istilah pembiayaan syariah, namun pemahaman mereka masih bersifat umum dan terbatas. Kesenjangan pemahaman terlihat pada ketidakmampuan UMKM membedakan konsep bunga dan margin, serta rendahnya pemahaman terhadap jenis-jenis akad seperti murabahah, mudharabah, dan musyarakah. Faktor utama penyebab kesenjangan meliputi rendahnya literasi keuangan syariah, dominasi pengalaman pembiayaan konvensional, serta kurangnya sosialisasi dan pendampingan yang efektif dari lembaga keuangan syariah.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: <strong>UMKM</strong><strong>, Pembiayaan Syariah, Akad Syariah,</strong> K<strong>esenjangan Pemahaman.</strong></p>2026-03-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1340Pengaruh Penanganan Keluhan dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Anggota Pembiayaan Murabahah Koperasi Pegawai Negeri Banuhampu Sungai Puar2026-02-07T11:03:31+00:00Mela Azmardiahmelaazmardiah@gmail.comJon Kenedijonkenedi@uinbukittinggi.ac.id<p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstra</em></strong><strong><em>ct</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><em>This study aims to identify the extent to which complaint handling and product quality influence the satisfaction of murabahah financing members at the Banuhampu Sungai Puar Civil Servants Cooperative. The research background arises from member complaints regarding the cooperative’s policy of refusing to process refinancing requests for murabahah financing. Such refusal reflects compliance with DSN Fatwa No. 89/DSN-MUI/XII/2013 on Islamic refinancing, which does not permit murabahah refinancing through the same contract. The study employs a quantitative correlational approach by distributing online questionnaires to 42 murabahah financing members. Sampling uses a saturated sampling, while data analysis is conducted with SPSS Version 26. The findings reveal: (1) Complaint handling (X1) has a positive but insignificant partial effect on member satisfaction (Y), with a value of 0.176 < 2.022 and significance level of 0.861 > 0.05. (2) Product quality (X2) has a positive and significant partial effect on satisfaction (Y), with a value of 10.359 > 2.022 and significance level of 0.000 < 0.05. (3) Complaint handling (X1) and product quality (X2) simultaneously exert a positive and significant effect on satisfaction (Y), with a value of 96.897 > 3.24 and significance level of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) is 0.832, indicating that 83.2% of murabahah member satisfaction can be explained by complaint handling and product quality, while the remaining 16.8% is influenced by other variables outside this regression model. </em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Keyword</em></strong><em>: Customer Satisfaction, Complaint Handilng, Murabahah Financing, Quality of Product.</em></p>2026-04-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1346 Analisis Tren Literasi Keuangan Syariah Di Indonesia Periode 2019-20252026-02-16T03:08:31+00:00Mukhlis Kaspul Anwarmukhlisanwar0412@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan literasi keuangan syariah nasional periode 2019-2025 berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis tren berbasis data runtut waktu <em>(time series)</em>. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa indeks literasi keuangan syariah nasional yang dipublikasikan secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan regresi linear sederhana untuk melihat arah kecenderungan perkembangan literasi keuangan syariah selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah mengalami peningkatan dengan dinamika yang tidak seragam antarperiode. Pada tahun 2019 indeks literasi keuangan syariah sebesar 8,93& dan meningkat menjadi 9,14% pada tahun 2022 dengan pertumbuhan yang relatif terbatas. Lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2024 menjadi 39,11% dan kembali meningkat pada tahun 2025 menjadi 43,42%. Estimasi tren menunjukkan arah kecenderungan yang meningkat, meskipun tidak bersifat linear sempurna. Peningkatan signifikan pada periode akhir pengamatan dipengaruhi oleh penguatan program literasi, perkembangan layanan keuangan digital, serta kemungkinan penyesuaian metodologi pengukuran SNLIK. Meskipun menunjukkan tren positif, literasi keuangan syariah masih berada di bawah tingkat literasi keuangan nasional, sehingga diperlukan strategi penguatan yang lebih spesifik dan terarah untuk memperkecil kesenjangan tersebut.</p>2026-04-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1350Dampak Bencana Alam Terhadap Keberlangsungan Usaha Rumah Tangga Pengrajin Songket Di Nagari Halaban Kecamatan Lareh Sago Halaban Kab. Lima Puluh Kota2026-02-21T04:19:37+00:00Zulhijatur Rahmizulhijatur@gmail.comAulia Rahmiauliarahmi3096@gmail.comSucipto Febriantofebriantosucipto@gmail.comIllham Supriyadiiilham0709@gmail.com<p>Songket craft is a cultural art that must be maintained and preserved. In Nagari Halaban, songket craft is a prima donna of production that supports household income. It is estimated that around 750 songket craftsmen in Nagari Halaban are generally carried out by housewives. However, after the major flood disaster in West Sumatra, the sustainability of the household businesses of songket craftsmen in Nagari Halaban was affected. The purpose of this study is to reveal how the sustainability of the household businesses of songket craftsmen in Nagari Halaban before and after the major flood disaster, then to reveal the factors supporting the sustainability of the household businesses of songket craftsmen after the major flood disaster. This research methodology was conducted in Nagari Halaban using a phenomenological approach. The data sources in this study were songket craftsmen registered with the Halaban Weaving Association. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and decision making. The results of the study indicate that the sustainability of the household businesses of songket craftsmen in Nagari Halaban before the major flood disaster was consistent and sustainable, while after the major flood disaster it became inconsistent, resulting in a decrease in income, thus threatening the welfare of the households of songket craftsmen in Nagari Halaban. There are three factors supporting the sustainability of songket artisan household businesses after a major flood disaster, namely capital factors, production factors, and marketing factors.</p>2026-04-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1380Pengelolaan Zakat Produktif untuk Meningkatkan Ekonomi Mustahik di Kabupaten Cilacap2026-04-11T05:12:38+00:00Harry Nurhidayatharry.nurhidayat@mhs.unsoed.ac.idRatna Setyawati Gunawanratna.gunawan@unsoed.ac.idAsroful Umamasyrofulumam15@gmail.comNaufal Zakynaufalzaky77@gmail.com<p>Penelitian ini menganalisis pengelolaan zakat produktif untuk meningkatkan ekonomi mustahik melalui Program Rukun Ternak yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap. Program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif yang memberikan bantuan ternak kepada kelompok mustahik sebagai modal usaha dalam kegiatan peternakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola program serta mustahik penerima manfaat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif melalui Program Rukun Ternak di Kabupaten Cilacap berjalan cukup efektif dalam meningkatkan ekonomi mustahik. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang meliputi verifikasi calon penerima manfaat, pembekalan peserta, penyaluran bantuan ternak, serta pendampingan dan pemantauan terhadap pelaksanaan usaha ternak. Berdasarkan indikator efektivitas program yang meliputi ketepatan sasaran, sosialisasi program, keberhasilan program, dan pemantauan program, pelaksanaan Program Rukun Ternak dinilai telah memenuhi indikator efektivitas dalam mendukung pemberdayaan ekonomi mustahik. Program ini tidak hanya memberikan bantuan ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong terbentuknya usaha produktif yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat</p>2026-04-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1442 Antara Kecukupan Harta Dan Ketenangan Jiwa: Standar Baru Pengukuran Kemiskinan Islam2026-05-10T07:27:05+00:00Wahdatin Nur Inayasari12030250001@uinsalatiga.ac.idAhmad Mifdlol Muthoharmifdlol@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan standar baru pengukuran kemiskinan dalam perspektif ekonomi pembangunan Islam dengan mengintegrasikan dimensi material dan spiritual secara holistik. Selama ini, pengukuran kemiskinan konvensional cenderung bersifat reduksionis karena hanya bertumpu pada indikator moneter (<em>money-metric</em>), sehingga sering kali mengabaikan realitas ketenangan jiwa dan makna hidup yang menjadi esensi kesejahteraan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (<em>library research</em>). Subjek utama penelitian adalah khazanah pemikiran ekonomi Islam, dengan menjadikan buku <em>Ekonomi Pembangunan Islam</em> karya A. Jajang W. Mahri dkk. sebagai rujukan primer, serta didukung oleh literatur relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2026). Instrumen penelitian yang digunakan adalah model CIBEST, yang memetakan kondisi kesejahteraan rumah tangga melalui empat kuadran: sejahtera, miskin material, miskin spiritual, dan miskin absolut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan bukan sekadar masalah ketidakcukupan harta, melainkan ketidakseimbangan antara pemenuhan kebutuhan fisik (<em>had al-kifayah</em>) dan nilai-nilai spiritual (<em>maqashid syariah</em>). Temuan ini menegaskan pentingnya reorientasi kebijakan zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mencakup pendampingan mental agar mustahik dapat berpindah menuju orientasi <em>falah</em>. Model pengukuran ganda yang diusulkan dalam penelitian ini menjadi solusi strategis bagi pemerintah dan lembaga zakat untuk menciptakan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran (<em>right on target</em>), guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, bermartabat, dan berkelanjutan.</p>2026-05-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1465Implementasi Etika Bisnis Islam Dalam Pelayanan Costumer Care Grapari Jember: Studi Kasus Penanganan Keluhan Pelanggan Indihome2026-05-22T05:49:07+00:00Eka Putri Lestarieka911170@gmail.comM.F Hidayatullahm.f.hidayatullah@uinkhas.ac.id<p class="s19"><span class="s17">Abstrak</span></p> <p class="s20"><span class="s2">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme dan implementasi pelayanan </span><span class="s14">Customer Care</span> <span class="s2">dalam menangani kasus keluhan pelanggan. Fokus tujuan utama penelitian yakni mengidentifikasi mekanisme serta implementasi </span><span class="s14">Customer Care</span><span class="s2">berdasarkan prinsip etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian yakni </span><span class="s14">Customer Care</span> <span class="s2">sebagai narasumber utama. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri untuk menganalisis data penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dari pengumpulan data tersebut. Data yang dikumpulkan serta dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur mekanisme berjalan secara sistematis dan akurat sesuai dengan SOP yang berlaku. Sedangkan peninjauan etika bisnis Islam pada implementasi </span><span class="s14">Customer Care</span> <span class="s2">menunjukkan juga telah menerapkan beberapa prinsip etika bisnis Islam dalam menangani berbagai keluhan pelanggan. </span></p>2026-05-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1455Strategi GraPARI Jember dalam Mengoptimalkan Penawaran Upgrade Layanan IndiHome2026-05-18T07:52:36+00:00Tarisa Wina Laksmanatarisalaksmana5@gmail.comNovita Sarinovitasari280805@gmail.comSofiahsofiah@uinkhas.ac.id<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana GraPARI Telkom Jember menerapkan strategi pelayanan guna meningkatkan penawaran layanan IndiHome, kualitas dari layanan tersebut, serta kepuasan pelanggan terhadap layanan yang disediakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis mencakup wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi hasil praktik penulis di GraPARI Telkom Jember. Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini meliputi dua pelanggan IndiHome, satu karyawan, dan satu supervisor, yang dipilih dengan metode purposive. Berdasarkan temuan penelitian, pendekatan pelayanan dilakukan melalui komunikasi online untuk menghubungi pelanggan IndiHome aktif yang ingin mengganti modem secara gratis sebagai langkah untuk memperbaiki kualitas akses internet mereka. Proses pelayanan dilaksanakan dengan sikap yang ramah dan profesional serta dengan respon yang cepat, sehingga menciptakan kenyamanan bagi pelanggan. Pengaruh dari pendekatan ini terlihat secara jelas pada tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pelanggan. Selain itu, kepuasan pelanggan juga dipengaruhi oleh kualitas dan efisiensi layanan yang diberikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi manajemen GraPARI dalam meningkatkan strategi pelayanan serta mempertahankan kepuasan pelanggan terhadap layanan IndiHome.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1473Peran Indikator Kinerja Keuangan Dalam Mempengaruhi Financial Sustainability Ratio Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia: Pendekatan Data Panel 2020-2024 2026-05-25T01:55:21+00:00Vania Izzah Apriliavaniaprliaaa14@gmail.comSalman Farizisalman.uinkhas@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap Financial Sustainability Ratio (FSR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia yang telah melakukan Initial Public Offering (IPO) periode 2020–2024. Kinerja keuangan diproksikan oleh Non-Performing Financing (NPF), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Financing to Deposit Ratio (FDR), rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data yang digunakan berupa data sekunder dari laporan keuangan triwulanan yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan laporan resmi masing-masing bank. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel empat Bank Umum Syariah yang telah IPO, sehingga diperoleh 80 observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA, ROE, FDR, BOPO, dan CAR berpengaruh signifikan terhadap FSR, sedangkan NPF tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap FSR. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja keuangan internal bank berperan penting dalam menjaga keberlanjutan keuangan bank syariah.</p>2026-06-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1233 Itqān as a Mediator of Product Competitiveness among Local Ice Cream Entrepreneurs2025-12-24T12:02:14+00:00Widya Fitriyanawidyafitriyana058@gmail.comSyaparuddin Razaksafarb135@gmail.comRina Noviantyrinanovianty87@gmail.com<p>This study analyzes the mediating role of <em>Itqān</em> in enhancing product competitiveness among local ice cream entrepreneurs in Bone Regency, Indonesia.Grounded in Behavioral Change Theory and Economic Empowerment and Access Theory, it explains how empowerment processes shape ethical work behavior.The research focuses on access to resource capital, changes in entrepreneurial attitudes and knowledge, and community empowerment.<em>Itqān</em> is conceptualized as a value-based work ethic emphasizing precision, perseverance, and quality orientation. A quantitative explanatory design was applied using survey data from 160 micro-scale entrepreneurs. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that community empowerment significantly improves access to resources and entrepreneurial cognition. These factors strongly encourage the internalization of <em>Itqān</em>. <em>Itqān</em> emerges as the strongest predictor of product competitiveness. The findings confirm that ethical commitment and disciplined work behavior are crucial drivers of sustainable market advantage.</p>2026-06-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1537Rasionalitas Dan Kesejahteraan: Peran Motivasi Dalam Konsumsi Yang Bertanggung Jawab2026-06-09T04:54:23+00:00Sirojul Munawwarsirojulmuna17@gmail.comAnton Bawonoanton.bawono@uin-suka.ac.id<p>This study aims to analyze the role of motivation in shaping responsible consumption behavior through the perspectives of rationality and welfare in Islamic economics. The study is motivated by the increasing tendency of consumerist behavior in society, where consumption decisions are often driven by desires rather than actual needs. Therefore, a deeper understanding of rationality and motivation based on Islamic principles is required. This research employs a qualitative approach using the library research method. Data were collected from various secondary sources, including academic journals, books, research reports, and other relevant scholarly publications. The data were analyzed through systematic processes of collection, review, and interpretation to gain a comprehensive understanding of rationality, motivation, and responsible consumption in Islamic economics.</p> <p>The findings reveal that rationality in Islamic economics is not merely oriented toward individual interests and utility maximization but also considers social welfare, adherence to Islamic law, and well-being in both worldly and eternal life. Consumption motivation in Islam should be based on the fulfillment of genuine needs, guided by the principles of halal and tayyib, while avoiding excessive consumption (israf) and wastefulness (tabdzir). Responsible consumption can be implemented through the adoption of a halal lifestyle, avoidance of prohibited practices such as maysir (gambling), gharar (uncertainty), and riba (usury), as well as balancing personal consumption with social responsibility through charity and acts of benevolence. Therefore, rationality and motivation serve as essential foundations for promoting responsible consumption behavior and achieving falah, or holistic well-being.<br><br></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi dalam membentuk perilaku konsumsi yang bertanggung jawab melalui perspektif rasionalitas dan kesejahteraan dalam ekonomi Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kecenderungan perilaku konsumtif masyarakat yang sering kali didasarkan pada keinginan daripada kebutuhan, sehingga diperlukan pemahaman mengenai konsep rasionalitas dan motivasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan sumber akademik lainnya yang relevan dengan tema penelitian. Analisis dilakukan melalui proses pengumpulan, pengkajian, dan interpretasi data secara sistematis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep rasionalitas, motivasi, dan konsumsi yang bertanggung jawab dalam ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas dalam ekonomi Islam tidak hanya berorientasi pada kepentingan individu dan maksimalisasi kepuasan, tetapi juga mempertimbangkan kemaslahatan sosial, kepatuhan terhadap syariat, dan kesejahteraan dunia serta akhirat. Motivasi konsumsi yang sesuai dengan prinsip Islam harus didasarkan pada pemenuhan kebutuhan yang nyata, berlandaskan prinsip halal dan thayyib, serta menghindari perilaku israf dan tabdzir. Implementasi konsumsi yang bertanggung jawab dapat diwujudkan melalui penerapan gaya hidup halal, menghindari praktik yang mengandung unsur maysir, gharar, dan riba, serta menyeimbangkan aktivitas konsumsi dengan kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagi kebaikan. Dengan demikian, rasionalitas dan motivasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan perilaku konsumsi yang bertanggung jawab dan berorientasi pada tercapainya falah atau kesejahteraan yang menyeluruh.</p>2026-06-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1334Analisis Pendistribusian Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat2026-02-01T16:59:23+00:00Ach Yasinyasinach170892@gmail.comRoni Ardiansahroniardiansah1@gmail.com<p>Tujuan penelitian ini untuk mengungkap: (1) Mengetahui mekanisme pendistribusian zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Mempawah (2) Mengetahui pendistribusian zakat oleh BAZNAS Kabupaten Mempawah telah sesuai dengan prinsip syariah, khususnya dalam menyalurkan zakat kepada delapan golongan penerima 8 asnaf (3) Mengetahui sejauh mana efektivitas pendistribusian zakat oleh BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan para mustahik di Kabupaten Mempawah (4) Mengtahui kendala atau hambatan yang dihadapi BAZNAS Kabupaten Mempawah dalam proses pendistribusian zakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data dalam penelitian ini diperoleh dari lokasi penelitian yaitu lembaga baznas kabupaten mempawah kemudian sumber data utama adalah pimpinan dan anggota Baznas Kabupaten Mempawah. Subjek dalam penelitian ini ialah pempinan dan anggota Baznas Kabupaten Mempawah serta mustahik. Teknik pengumpulan data ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik analisis keabsahan data ialah member check. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Mekanisme Pendistribusian Zakat yang Dilakukan Oleh BAZNAS Kabupaten Mempawah ialah Perencanaan dan Pengorganisasian, Antara Kebutuhan Darurat dan Pemberdayaan, Mitigasi Risiko melalui Audit Lapangan, Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga, Penegakan Disiplin dan Sanksi (2)Pendistribusian Zakat Oleh BAZNAS Kabupaten Mempawah Telah Sesuai Dengan Prinsip Syariah, Khususnya Dalam Menyalurkan Zakat Kepada Delapan Golongan Penerima (Asnaf) ialah Implementasi Keadilan Distributif Berbasis Teori Keadilan Ekonomi Islam, Konsep Dharuriyyah dan Hajiyyah, Validasi Mustahik Melalui Prinsip Amanah dan Transparansi, Transformasi Ekonomi dan Zakat Produktif, Fleksibilitas Penyaluran dalam Kondisi Darurat (3) Efektivitas Pendistribusian Zakat Oleh BAZNAS dalam Meningkatkan Kesejahteraan Para Mustahik di Kabupaten Mempawah ialah Relevansi Distribusi Konsumtif, Efektivitas Modal Usaha, Kendala Monitoring, Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki (4) Kendala atau Hambatan yang dihadapi BAZNAS Kabupaten Mempawah dalam Proses Pendistribusian Zakat ialah Masalah Literasi dan Ketimpangan Penghimpunan-Penyaluran, Tantangan Geografis, Logistik, dan Infrastruktur, Konflik Paradigma dan Dinamika Internal Organisasi, Akuntabilitas, Pelaporan, dan Transparansi Publik</p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1362Pengaruh Fear Of Missing Out, Viral Marketing Dan Experiential Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Skintific Pada Generasi Z Di Kota Jambi2026-03-03T07:27:51+00:00Eka Rohanirohanieka511@gmail.comAde Octaviaade.octavia@unja.ac.idMaulidia Imastary Tanmaulidiaimastary@gmail.com<p>Keputusan pembelian melibatkan serangkaian pilihan yang dibuat oleh konsumen sebelum melaksanakan pembelian. Proses ini dimulai setelah konsumen memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>Fear of Missing Out,</em> <em>Viral Marketing</em> dan <em>Experiential Marketing</em> secara simultan dan parsial terhadap Keputusan Pembelian Skincare Skintific pada Generasi Z di Kota Jambi dan untuk mengetahui variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap Keputusan Pembelian Skincare Skintific pada pada Generasi Z di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 96 responden generasi Z yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian konsumen dipengaruhi secara bersama-sama oleh faktor psikologis, sosial digital, dan pengalaman penggunaan produk. Secara parsial, masing-masing variabel <em>Fear of Missing Out, Viral Marketing</em>, dan <em>Experiential Marketing</em> terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian adalah Viral Marketing, ditunjukkan oleh nilai koefisien Beta terstandarisasi yang paling besar. Hal ini menegaskan bahwa Generasi Z sangat dipengaruhi oleh arus informasi digital dalam menentukan pilihan produk skincare.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1549 Konsep Dan Ruang Lingkup Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Ekonomi 2026-06-13T01:58:56+00:00Tiara Marsya Aulyatiaramarsyaaulia@gmail.comNayla Ahlami Dalimunthenaylaahlami7@gmail.comRaja Parnaunganrajaparnaungan09@gmail.comBonaraja Purbabonarajapurba@unimed.ac.id<p>Artikel ini bertujuan menganalisis konsep dan ruang lingkup sumber daya alam (SDA) dalam perspektif ekonomi, mengkaji hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi, serta mengidentifikasi fenomena eksploitasi SDA dan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan publikasi lembaga resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDA berperan vital sebagai faktor produksi, sumber pendapatan negara, dan pendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian, pertambangan, kehutanan, dan perikanan. Di sisi lain, eksploitasi berlebihan terbukti menimbulkan dampak negatif berupa kerusakan lingkungan, kelangkaan sumber daya, dan ketimpangan sosial yang merugikan masyarakat secara luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan SDA yang berkelanjutan merupakan keniscayaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh generasi mendatang. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam memanfaatkan SDA secara bijak dan bertanggung jawab demi tercapainya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berwawasan lingkungan.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariahhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/958Perdagangan Saham Syariah Di Bursa Efek Indonesia: Perspektif Fatwa DSN-MUI2025-07-01T01:03:53+00:00Rifa Nur Alifahrifanuralifah33@gmail.comHania Nuril Aida Rochmahhanianuril15@gmail.comMuhammad Aqim Adlanaqim.adlan@uinsatu.ac.id<p>Abstract</p> <p>The purpose of this study is to examine how the mechanism of sharia stock trading on the Indonesia Stock Exchange (IDX) is reviewed based on the provisions of the Fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI). The phenomenon of increasing investor interest in Islamic stocks encourages the importance of literacy and understanding of the capital market according to Islamic sharia principles. This research was conducted with a qualitative approach and used a literature study or library research on DSN-MUI Fatwa documents such as DSN-MUI Fatwa No. 80 of 2011 and DSN-MUI Fatwa No.135 of 2020 which explains about sharia stock trading, selection of sharia stocks and the main provisions of sharia trading. The results of this study indicate that with the DSN-MUI fatwas, the IDX has implemented Islamic stock trading in accordance with the principles and provisions in accordance with sharia. However, there are several challenges and opportunities in the development of Islamic stock trading such as the lack of investor understanding of Islamic stocks and limited investment instruments. Opportunities in Islamic stock trading that can be felt directly are the development of the Islamic capital market in Indonesia.</p> <p>Keyword: Idx, Sharia Stock Tranding, Fatwa DSN-MUI</p> <p> </p> <p>Abstrak</p> <p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bagaimana mekanisme perdagangan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditinjau berdasarkan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Manjelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Fenomena meningkatnya minat investor terhadap saham syariah mendorong pentingnya literasi serta pemahaman mengenai pasar modal sesuai prinsip-prinsip syariah Islam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan studi kepustakaan atau library research terhadap dokumen-dokumen Fatwa DSN-MUI seperti Fatwa DSN-MUI No. 80 Tahun 2011 dan Fatwa DSN-MUI No.135 Tahun 2020 yang menjelaskan tentang perdagangan saham syariah, seleksi saham syariah dan ketentuan utama dari perdagangan syariah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya fatwa-fatwa DSN-MUI, BEI telah mengimpementasikan perdagangan saham syariah sesuai dengan prinsip-prinsip dan ketentuan sesuai dengan syariah. Namun, terdapat beberapa tantangan dan peluang dalam pengembangan perdagangan saham syariah seperti kurangnya pemahaman investor tentang saham syariah dan terbatasnya instrumen investasi. Peluang dalam perdagangan saham syariah yang dapat dirasakan langsung berkembagnya pasar modal syariah di Indonesia.</p> <p>Kata Kunci: BEI, Perdagangan Saham Syariah, Fatwa DSN-MUI</p>2026-07-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah