Kompetensi Pemimpin Membangun Ruh Al-Jama’ah Dalam Sistem Manajemen Pendidikan Islam

Authors

  • Ahmad Syukri Saleh Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Kasful Anwar US Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • M. Kamal Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.51311/nuris.v6i2.136

Keywords:

Kompetensi, Pemimpin, Kerjasama, Ruh, Jamaah

Abstract

Sulitnya menemukan sosok pemimpin yang ideal, salah satumya disebabkan oleh anggapan bahwa jabatan dianggap sebagai “anugerah†yang didapat dengan sedikit perjuangan atau dengan cara-cara yang tidak terhormat. Sosok pemimpin yang dapat menyelesaikan berbagai gejolak yang muncul, yaitu seorang pemimpin yang berkarakter. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk memengaruhi orang lain, berwibawa, dan visioner. Ada enam fungsi secara integral yang harus dilaksanakan oleh seorang pemimpin, yaitu: memelihara agama, memelihara jiwa, memelihara akal, memelihara kesinambungan generasi, memelihara harta, dan memelihara kehormatan. Mengelola organisasi dengan pendekatan prilaku manusia (human behavior aproach) perlu dilakukan. Dalam pendekatan keperilakuan (behavioral approach) mencoba mengidentifikasi perilaku yang khas dari pemimpin dalam kegiatannya untuk mempengaruhi anggota-anggota kelompok atau pengikutnya. Perilaku pemimpin ini dapat berorientasi pada tugas keorganisasian ataupun pada hubungan dengan anggota kelompoknya. Perilaku kepemimpinan yang berorientasi pada orang (Concern for People) merupakan fokus bahasan yang penulis anggap memiliki kedekatan makna dan fungsi secara operasional pada upaya pemimpin membangun ruh al-jama’ah (spirit kerjasama tim/team work). Keberhasilan organisasi mencapai tujuannya sangat dipengaruhi oleh kapabilitas pemimpin dalam mengelola sumber daya manusia dengan spirit kerjasama tim (ruhul jama’ah). Untuk meningkatkan efektifitas kepemimpinannya, pemimpin dapat menggunakan pengaruh: (a) rational persuasion, (b) exchange tactics, (c) legitimate request, (d) pressure tactics, dan (e) personal appeals. Termasuk juga; (f) memperhatikan kebutuhan bawahan (teori Abraham Maslow), (g) menciptakan suasana saling percaya antar bawahan dengan pimpinan dan bawahan dengan bawahan, (g) menaruh simpati terhadap bawahan sebagai bagian dari organisasi, (h) memperlihatkan sisi persahabatan dengan bawahan, (i) dan mengutamakan pengarahan diri, mendisiplin diri, mengontol diri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akdon, Strategic Management for Educational Management. Bandung: Alfabeta, 2009.
Ahmad Warson M, Al-Munawwir, Yogyakarta: Pustaka Progressif, 1984.
Badrudin, Dasar-dasar Manajemen. Bandung: Alfabeta, 2015.
______, Manajemen Pendidikan Islam. Malang: UIN Maliki Malang, 2016.
Dan B. Curtis dkk, Komunikasi Bisnis dan Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.
Minnah El Widdah, Kepemimpinan Berbasis Nilai dan Pengembangan Mutu Madrasah. Bandung: Alfabeta, 2012.
Hans Wehr, A Dictionary of Modern Written Arabic. London: Otto Harrassowitz, 1971.
https://www.finansialku.com/cara-membangun-kerja-sama-tim/.
Karlof and Lovingsson, The A-Z of Management Concepts and Models. India: Replika Press, 2005.
Muhaimin dkk, Manajemen Pendidikan, Aplikasinya dalam Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah/Madrasah, Jakarta: PT Kharisma Putra Utama, 2009.
Musfah, Manajemen Pendidikan, teori, kebijakan, dan praktek, Jakarta: Kencana, 2017.
Endin Nasrudin, Psikologi Manajemen. Bandung: Pustaka Setia, 2018.
Andi Rasyid Pananrangi, Manajemen Pendidikan. Jakarta: Celebes Media Perkasa, 2017.
Sarinah, Pengantar Manajemen, Yogyakarta: Deepublish, 2017.
Sulastri, Manajemen, Sebuah Pengantar Sejarah, Tokoh, teori dan Praktik. Bandung: La Goods Publishing, 2014.
Terry and Rue, Dasar-dasar Manajemen, Jakarta: Bumi Aksara, 2019.

Downloads

Published

2020-01-21

How to Cite

Saleh, A. S., US, K. A., & Kamal, M. (2020). Kompetensi Pemimpin Membangun Ruh Al-Jama’ah Dalam Sistem Manajemen Pendidikan Islam. NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 6(2), 116–143. https://doi.org/10.51311/nuris.v6i2.136