PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA SISWA MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.51311/nuris.v12i2.1472Keywords:
guru PAI, moderasi beragama, pendidikan karakter, toleransiAbstract
Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam menjaga harmoni kehidupan sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini, khususnya melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah. Guru PAI tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga sebagai pembina sikap keberagamaan yang inklusif dan toleran (Azra, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membina moderasi beragama siswa di SMA Negeri 4 Sarolangun Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Moleong, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai edukator, teladan, mediator, dan fasilitator dalam pembinaan moderasi beragama siswa. Strategi yang digunakan meliputi pembelajaran dialogis, integrasi nilai moderasi dalam kurikulum, serta penguatan budaya sekolah yang inklusif. Faktor pendukung implementasi moderasi beragama meliputi dukungan kebijakan sekolah dan profesionalisme guru, sedangkan faktor penghambat berasal dari pengaruh media sosial dan keterbatasan literasi keagamaan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru PAI sangat penting dalam membentuk sikap keberagamaan moderat sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pencegahan sikap intoleran di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Azra, A. (2020). Islam Indonesia: Moderasi, reformasi, dan demokrasi. Jakarta: Kencana.
Fachruddin, F. (2018). Peran guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 123–138.
Fauzi, A. (2020). Pendidikan karakter berbasis budaya sekolah. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 45–60.
Hasan, N. (2020). Pendidikan agama Islam dan tantangan radikalisme di sekolah. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 20(2), 321–340.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Lubis, M. (2021). Literasi keagamaan dan pencegahan radikalisme di kalangan remaja. Jurnal Studi Keislaman, 6(1), 77–92.
Ma’rufah, S. (2020). Pembelajaran dialogis dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 201–214.
Majid, A. (2017). Strategi pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyadi, E. (2021). Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dan pembentukan karakter moderat siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 89–103.
Nasution, H. (2018). Pendidikan Islam dan pembentukan akhlak mulia. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 4(2), 145–159.
Santoso, B. (2021). Tantangan implementasi moderasi beragama di sekolah menengah. Jurnal Sosial Keagamaan, 9(1), 55–70.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zubaedi. (2021). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
NUR EL ISLAM Journal is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
(1) The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which means that Nur El Islam reserves the right to save, transmit media or format, Database), maintain, and publish articles without requesting permission from the Author as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
(2) The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc., will be allowed only with a written permission from Nur El Islam.





