https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/issue/feedNUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan2026-10-20T00:00:00+00:00M. Syukri Ismailm.syukriismail@iaiyasnibungo.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>NUR EL-ISLAM</strong> Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan the journal is published by Center for Research, Publications and Community Service, Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. It's dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education, Islamic Economics and Religious Studies. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals. The journal has been accredited Sinta 5 based on <a href="https://drive.google.com/file/d/1LRSzO1z19MQnu3S4LvskIEalye-xTEY_/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 177/E/KPT/2024 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2024.</a> </p>https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1453Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Akhlakul Karimah melalui Disiplin Belajar Siswa di SMPN 3 Jombang 2026-05-16T06:39:49+00:00Khusnul Khotimahkhusnul13ima@gmail.comChusnul Chotimahchusnulchotimah@unwaha.ac.idHidayatur Rohmahhidayaturrohmah@unwaha.ac.id<p>This study examines the strategies employed by Islamic Religious Education teachers in shaping students’ akhlakul karimah through learning discipline at SMPN 3 Jombang. The research was motivated by the decreasing level of student discipline and the importance of moral character development in the school environment. Previous studies have generally discussed moral development and learning discipline separately, while limited research specifically explores the integration of learning discipline as a medium for shaping students’ akhlakul karimah in public junior high schools. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Islamic Religious Education teachers and ninth-grade students at SMPN 3 Jombang. The findings revealed that teachers implemented several strategies, including exemplary behavior, habituation of learning discipline, motivation, advice, religious activities, and continuous supervision of students’ behavior. Supporting factors included cooperation among teachers, school regulations, and religious programs conducted at school. Meanwhile, inhibiting factors consisted of students’ lack of self-awareness, peer influence, excessive social media use, and limited parental supervision at home. The study concludes that the integration of learning discipline with Islamic character education contributes significantly to shaping students’ akhlakul karimah. This research is expected to contribute to the development of Islamic education, particularly in strengthening character education through disciplinary practices in schools.</p>2026-10-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaanhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1909Rahmida Pengaruh Metode Keteladanan Guru Terhadap Sikao Tawadhu’ Siswa Di MTs Silau Dunia2026-10-19T12:10:31+00:00Rahmida Tanjungrahmidatanjung2@gmail.comYurmainiYurmainiyus86@gmail.comPutri SyahriPutrisyahri428@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode keteladanan guru dan pengaruhnya terhadap sikap tawadhu’ siswa di MTs Silau Dunia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pre-test post-test control group. Populasi penelitian adalah 30 siswa kelas tiga tahun pelajaran 2025/2026. Teknik total sampling digunakan, lalu sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol, masing-masing 15 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 18 butir dan lembar observasi 10 butir; reliabilitas instrumen dilaporkan dengan Cronbach’s Alpha 0,85. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji Shapiro–Wilk, uji Levene, uji-t independen, dan regresi linier sederhana dengan SPSS versi 25. Rata-rata pre-test kelompok eksperimen adalah 52,40 dan kelompok kontrol 51,87. Setelah intervensi dua minggu, rata-rata kelompok eksperimen menjadi 72,67, sedangkan kelompok kontrol 53,20. Uji-t menghasilkan t = 7,842, df = 28, dan p < 0,001. Model regresi melaporkan R = 0,844 dan R² = 0,713. Hasil menunjukkan perbedaan pascaperlakuan yang signifikan dan hubungan statistik yang kuat pada sampel penelitian. Temuan perlu dibaca dengan mempertimbangkan ukuran sampel kecil, lokasi tunggal, dan durasi intervensi singkat.</p>2026-10-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaanhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1889Implementasi Pendidikan Akhlak Sosial melalui Pembiasaan Dzikir dan Doa Bersama pada Kegiatan Majelis Wirid Yasin Kaum Ibu di Dolok Masango2026-10-08T08:48:42+00:00Zulkiflizulkifli730@gmail.comTohir Ritongatohir3754@gmail.comabdul HalimAbdulhalimritonga93@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan akhlak sosial melalui pembiasaan dzikir dan doa bersama pada kegiatan Majelis Wirid Yasin Kaum Ibu di Dolok Masango Kecamatan Bintang Bayu, meliputi proses pembiasaan, metode yang digunakan pengurus atau pembimbing, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap kehidupan spiritual dan perilaku sosial jamaah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan berlangsung secara rutin dan berkesinambungan melalui pembacaan Surah Yasin, dzikir, doa, tausiah, dan silaturahmi. Proses pendidikan akhlak didukung metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, motivasi, dan bimbingan. Faktor pendukung meliputi semangat jamaah, dukungan keluarga, kepemimpinan pengurus, serta suasana majelis yang kondusif, sedangkan hambatannya berupa kesibukan, kondisi kesehatan dan usia, keterbatasan waktu, serta pengaruh media sosial. Dari 30 responden, 26 memberikan tanggapan positif, 3 netral, dan 1 negatif. Temuan menunjukkan dampak berupa ketenangan batin, peningkatan kedekatan kepada Allah Swt., kesabaran, kesantunan, kepedulian, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: pendidikan akhlak, pembiasaan, dzikir, doa, majelis wirid yasin</p>2026-10-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaanhttps://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1908Strategi Guru PAI Dalam Implementasi Pendidikan Karakter Di MTS PP Nurul Iman Silau Dunia2026-10-19T10:48:20+00:00Afriadiafriadiafriadi136@gmail.comIrwansyahIrwansyah.mui@gmail.comEka ZulianaEkazuliana1@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan akhlak sosial melalui pembiasaan dzikir dan doa bersama pada kegiatan Majelis Wirid Yasin Kaum Ibu di Dolok Masango Kecamatan Bintang Bayu, meliputi proses pembiasaan, metode yang digunakan pengurus atau pembimbing, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap kehidupan spiritual dan perilaku sosial jamaah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan berlangsung secara rutin dan berkesinambungan melalui pembacaan Surah Yasin, dzikir, doa, tausiah, dan silaturahmi. Proses pendidikan akhlak didukung metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, motivasi, dan bimbingan. Faktor pendukung meliputi semangat jamaah, dukungan keluarga, kepemimpinan pengurus, serta suasana majelis yang kondusif, sedangkan hambatannya berupa kesibukan, kondisi kesehatan dan usia, keterbatasan waktu, serta pengaruh media sosial. Dari 30 responden, 26 memberikan tanggapan positif, 3 netral, dan 1 negatif. Temuan menunjukkan dampak berupa ketenangan batin, peningkatan kedekatan kepada Allah Swt., kesabaran, kesantunan, kepedulian, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.</p>2026-10-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan