NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam
<p><strong>NUR EL-ISLAM</strong> Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan the journal is published by Center for Research, Publications and Community Service, Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. It's dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education, Islamic Economics and Religious Studies. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals. The journal has been accredited Sinta 5 based on <a href="https://drive.google.com/file/d/1LRSzO1z19MQnu3S4LvskIEalye-xTEY_/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 177/E/KPT/2024 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2024.</a> </p>Institut Agama Islam Yasni Bungoen-USNUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan2337-7828<p>NUR EL ISLAM Journal is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:</p> <p><br>(1) The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the <a title="CC BY 4.0" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" target="_blank" rel="noopener">Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)</a>, which means that Nur El Islam reserves the right to save, transmit media or format, Database), maintain, and publish articles without requesting permission from the Author as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.</p> <p> (2) The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc., will be allowed only with a written permission from Nur El Islam.</p>Media Sosial Dan Pembentukan Karakter Remaja: Tinjauan Pendidikan Islam
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1376
<p><strong>Abstract</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam pembentukan karakter remaja melalui tinjauan pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya intensitas penggunaan media sosial oleh remaja yang berpotensi memengaruhi perkembangan moral, sosial, dan spiritual mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>), yaitu dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah yang relevan terkait media sosial, karakter remaja, dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak ganda terhadap pembentukan karakter remaja, yakni dapat memperkuat nilai-nilai positif seperti kreativitas, komunikasi, dan akses terhadap konten keislaman, namun juga berpotensi melemahkan kontrol diri dan nilai moral apabila tidak disertai literasi digital dan bimbingan yang tepat. Dalam perspektif pendidikan Islam, internalisasi nilai-nilai akhlak, tanggung jawab, dan sikap kritis menjadi kunci dalam mengarahkan penggunaan media sosial agar selaras dengan tujuan pembentukan karakter Islami. Dengan demikian, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial sangat diperlukan untuk membimbing remaja agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam.</p>Firdi ZamdanuAlfin Rio Kurniawan Herlini Puspika Sari
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-19131435510.51311/nuris.v13i1.1376Tren dan Peta Problematika Pembelajaran Fikih di Lembaga Pendidikan Islam
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1397
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dinamika pendidikan Islam pada periode 2020–2025 menghadapi tantangan transformasi digital dan transisi kurikulum yang signifikan. Meskipun pembelajaran fiqih memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter siswa, praktiknya di lapangan seringkali masih terjebak dalam metode tekstual-normatif yang berorientasi pada hafalan. Terdapat kesenjangan antara percepatan inovasi teknologi (seperti AI dan Madrasah Digital) dan masalah mendasar para pendidik yang terus berulang. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) dengan protokol PRISMA. Data dikumpulkan dari basis data Google Scholar, SINTA, PoP, dan Garuda untuk periode 2020–2025. Dari 100 artikel yang diidentifikasi, 20 artikel relevan dipilih untuk diekstraksi menggunakan analisis bibliometrik dan teknik meta-sintesis tematik. Temuan menunjukkan evolusi masalah yang paradoks; Di satu sisi, terjadi peningkatan integrasi teknologi seperti Kecerdasan Buatan (AI), tetapi di sisi lain, terjadi pengulangan masalah mendasar yang berkaitan dengan rendahnya kompetensi pedagogis guru dan literasi digital. Secara epistemologis, pembelajaran fiqih masih berjuang untuk menjembatani kesenjangan antara kajian klasik dan pendekatan modern yang kritis dan reflektif. Sebagai solusi, studi ini menawarkan rekonstruksi model konseptual melalui integrasi pilar Bayani, Burhani, dan Irfani untuk membentuk karakter Ulul Albab, yang memiliki keseimbangan intelektual dan spiritual dalam menanggapi tantangan zaman.</span></span></p>Miftahul Arifin ArifinAisyatul FarhahAh. Zakki Fuad
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-191318310210.51311/nuris.v13i1.1397PENGELOLAAN DANA BPPDGS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MADRASAH DINIYAH AL-AMIEN PUTRI 1
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1419
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah diniyah, khususnya melalui program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS). Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, implikasi, serta efektivitas penggunaan dana BPPDGS dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Diniyah Al-Amien Putri 1 Prenduan Sumenep sebagai mitra pengabdian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang diintegrasikan dengan metode pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan berbasis Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta intervensi langsung dalam pengelolaan keuangan madrasah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa implementasi dana BPPDGS berjalan secara sistematis melalui perencanaan partisipatif, pelaksanaan yang berorientasi pada kebutuhan pembelajaran, serta pelaporan dan pengawasan yang transparan dan akuntabel. Dampaknya terlihat pada peningkatan kualitas pembelajaran, profesionalitas guru, sarana prasarana, serta motivasi belajar santri. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan dana yang efektif dan partisipatif memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelolaan keuangan madrasah menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan program pendidikan diniyah.</p>Mamluatul HasanahIzzat amini
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913123124610.51311/nuris.v13i1.1419Moderasi Beragama Sebagai Solusi Pendidikan Islam Kontemporer
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1359
<p>Penelitian ini diatarbelakangi oleh kemajuan zaman yang mengakibatkan miskonsepsi tentang pemahaman keagamaan peserta didik sehingga menimbulkan sikap intoleran dan pemahaman agama yang ekstrem dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk membahas moderasi beragama sebagai solusi untuk tantangan pendidikan Islam era kontemporer. Metode yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan dan teknik analisisnya menggunakan analisis isi <em>(content analisys)</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat menjadi solusi pendidikan Islam kontemporer melalui praktik nyata dalam dunia pendidikan. Nilai-nilai moderasi beragama harus diintegrasi secara mendalam ke dalam kurikulum, menggunakan metode pembelajaran yang dialogis dan efektif, penguatan peran guru sebagai teladan, dan menciptakan lingkungan moderat di lembaga pendidikan.</p>Fakhriah NyimasMardiah Astuti
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913114215810.51311/nuris.v13i1.1359Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Koperasi Sekolah
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1388
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan koperasi sekolah, mendeskripsikan indikator efektivitasnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam pengelolaan koperasi sekolah melalui fungsi pengarahan, motivasi, pengawasan, koordinasi, serta pengambilan keputusan. Efektivitas pengelolaan koperasi sekolah tercermin dari administrasi yang tertib, pengelolaan keuangan yang transparan, kegiatan operasional yang berjalan secara rutin, partisipasi aktif warga sekolah, serta kontribusinya dalam pembentukan karakter dan pembelajaran kewirausahaan siswa. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang kuat, keterlibatan stakeholder, sumber daya manusia yang kompeten, sistem manajemen yang efektif, serta motivasi siswa. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya partisipasi anggota, keterbatasan kompetensi digital, sarana dan prasarana yang belum memadai, manajemen yang kurang efektif, serta persaingan dengan usaha lain. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor kunci dalam mewujudkan koperasi sekolah yang efektif, edukatif, dan berkelanjutan.</p>Najwa fatriyana maharaniBriyan Ade SaputraHadya SalsabilaSiswadi
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-19131568210.51311/nuris.v13i1.1388Membangun Karakter Sejak Dini Urgensi Konsistensi Dalam Pola Asuh Dan Pembelajaran
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1413
<p>Pembentukan karakter pada anak usia dini memerlukan fondasi yang stabil, dan konsistensi dalam pola asuh serta pembelajaran terbukti menjadi syarat utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi konsistensi sebagai prasyarat mutlak dalam pembentukan karakter anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap 35 artikel jurnal terindeks periode 2014–2024. Hasil menunjukkan bahwa konsistensi — dalam aturan, respons emosional, dan penerapan nilai — secara signifikan memengaruhi keamanan psikologis, kepercayaan diri, dan internalisasi nilai moral anak. Sebaliknya, inkonsistensi menyebabkan disonansi kognitif, kebingungan moral, dan perilaku oportunis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa konsistensi bukan sekadar strategi, melainkan kondisi wajib yang harus dipenuhi oleh orang tua dan pendidik untuk membangun karakter utuh sejak dini.</p>wiwin nartisonia Yulia Friska
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913119621410.51311/nuris.v13i1.1413Strategi Kepemimpinan Pendidikan Dalam Memaksimalisasi Permodalan Koperasi Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Kemandirian Dan Partisipasi Anggota
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1378
<p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Koperasi sekolah memiliki peran strategis sebagai sarana pembelajaran ekonomi sekaligus wadah pembentukan karakter kemandirian dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Namun dalam praktiknya, pengelolaan koperasi sekolah masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada aspek permodalan yang berdampak pada terbatasnya pengembangan usaha dan rendahnya partisipasi anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan pendidikan dalam memaksimalkan permodalan koperasi sekolah guna meningkatkan kemandirian dan partisipasi peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka, melalui pengumpulan data dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi permodalan tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana yang dimiliki, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan, kualitas kepemimpinan, serta tingkat keterlibatan anggota. Strategi yang dapat diterapkan meliputi penguatan modal internal melalui peningkatan kesadaran anggota, inovasi dalam penghimpunan dana, diversifikasi unit usaha, serta pengembangan kemitraan dengan pihak eksternal. Selain itu, penerapan tata kelola keuangan yang transparan dan pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan dan efisiensi operasional koperasi. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya partisipasi anggota, keterbatasan kompetensi pengelola, serta kurangnya dukungan kebijakan dari pihak sekolah. Oleh karena itu, diperlukan peran kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan visioner untuk mengintegrasikan aspek edukatif, manajerial, dan kelembagaan secara berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, koperasi sekolah berpotensi berkembang menjadi lembaga yang mandiri, profesional, dan berdaya saing.</span></span></strong></p>Winda Zulfatun NikmahPutra Maulana SaefiansyahAgusti Rona Ayu WidariSiswadi
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913112210.51311/nuris.v13i1.1378Peran Pendidikan Moral dalam Islam terhadap Dampak Pola Asuh Otoriter pada Generasi Z
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1367
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gaya pengasuhan otoriter terhadap generasi Z, yang dinilai melalui sudut pandang pendidikan Islam. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan moral dalam islam terhadap dampak pola asuh otoriter pada generasi Z. Pendidikan Islam memiliki peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan moral anak muda, termasuk Generasi Z, yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang penuh dengan informasi dan pengaruh dari luar. Studi ini mengungkapkan bahwa keterampilan pengasuhan yang berlandaskan ajaran Nabi yang diterapkan oleh orang tua Generasi Z dapat menjadi cara yang efektif untuk menghadapi tantangan pengasuhan di zaman digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan <em>(library research)</em> proses penelitian yang dilaksanakan dengan cara mengumpulkan informasi dan data menggunakan berbagai jenis sumber yang tersedia di perpustakaan, seperti buku rujukan, hasil penelitian yang relevan sebelumnya, artikel, catatan, dan berbagai jurnal yang sesuai dengan isu yang ingin diselesaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Islam memiliki peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan moral anak muda, termasuk Generasi Z, yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang penuh dengan informasi dan pengaruh dari luar. Keterampilan pengasuhan yang berlandaskan ajaran Nabi yang diterapkan oleh orang tua Generasi Z dapat menjadi cara yang efektif untuk menghadapi tantangan pengasuhan di zaman digital. Pendekatan yang menggabungkan kelembutan dengan disiplin yang proporsional. Ia menekankan bahwa cinta dan kasih sayang merupakan dasar emosional yang sangat penting untuk membangun rasa aman, percaya diri, dan hubungan positif antara anak dan orang tua mereka.</p> <p><strong>Keywords</strong>: pendidikan moral, pola asuh otoriter, pendidikan islam, generasi Z.</p>Nabella firnanda
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913110312210.51311/nuris.v13i1.1367Peran Statistika dalam Meningkatkan Validitas Penelitian Pendidikan Agama Islam di Era Digital
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1392
<p>Era digital membawa tantangan besar bagi penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama terkait melimpahnya data dan risiko bias informasi. Dalam kondisi ini, validitas hasil penelitian menjadi krusial agar temuan riset tetap akurat dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran vital statistika dalam memperkuat validitas instrumen dan hasil penelitian PAI di tengah dinamika digitalisasi. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur dari jurnal ilmiah, buku statistika pendidikan, dan sumber digital relevan lainnya yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Temuan menunjukkan bahwa penerapan teknik statistik, seperti uji validitas, reliabilitas, dan analisis inferensial, berfungsi sebagai filter ilmiah yang meminimalisir subjektivitas dalam pengukuran variabel keagamaan yang abstrak. Penggunaan perangkat lunak analisis data di era digital memungkinkan peneliti PAI untuk mengolah data besar (big data) dengan lebih presisi, transparan, dan akuntabel. Statistika bukan sekadar alat hitung, melainkan instrumen metodologis utama yang menjamin integritas dan kualitas ilmiah penelitian PAI. Penguasaan literasi data dan statistika menjadi kompetensi wajib bagi peneliti PAI untuk menghasilkan karya yang kredibel dan relevan di era digital.</p>M. Soinun AmrillahAri KoswaraFajri IsmailMuhammad Win Afgani
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-19131159176IMPLEMENTASI SIMPATIKA DAN DAMPAKNYA PADA PROFESIONALISME GURU PAI
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1418
<p>This study examines the implementation of SIMPATIKA (Management Information System for Educators and Education Personnel) and its relevance to the professionalism of Islamic Education (PAI) teachers at Nurul Amal Islamic Educational Institution. The study is motivated by the gap between the ideal function of SIMPATIKA as a strategic educational management tool and its actual implementation at the institutional level. The purpose of this research is to analyze the implementation of SIMPATIKA, its relevance to teacher professionalism, and its supporting and inhibiting factors. This research employs a qualitative approach using the Participatory Action Research (PAR) method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively. The results show that the implementation of SIMPATIKA is still administrative and operator-centered, and has not been supported by strategic planning. The system contributes to improving discipline, accountability, and moral values such as honesty and responsibility among teachers, but it has not been optimal in enhancing overall teacher professionalism. Supporting factors include leadership commitment and the role of operators, while inhibiting factors include limited technological competence among teachers and technical system constraints. SIMPATIKA functions effectively as an administrative control tool but has not yet been optimal as an instrument for developing teacher professionalism.</p> <p> </p>Rifqotul JannahRuslan
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913124726110.51311/nuris.v13i1.1418Kepemimpinan Perempuan di Lembaga pendidikan Islam: Peran, Tantangan, dan Kontribusi terhadap Mutu Layanan Pendidikan
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1332
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan perempuan dalam lembaga pendidikan Islam, khususnya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta mengidentifikasi tantangan dan kontribusi strategis yang dihadapi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi, penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan perempuan berperan signifikan dalam penguatan manajemen layanan pendidikan, peningkatan kualitas akademik dan non-akademik, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang inklusif dan responsif. Namun demikian, kepemimpinan perempuan masih menghadapi tantangan struktural, kultural, dan persepsi gender yang memengaruhi ruang pengambilan keputusan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan dalam lembaga pendidikan Islam tidak hanya relevan secara normatif dan religius, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.</p>Sofyan Harahap
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913112314110.51311/nuris.v13i1.1332Eksistensi Kepemimpinan Pendidikan dalam Manajemen Koperasi Sekolah
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1379
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran koperasi sekolah sebagai sarana pembelajaran ekonomi. Namun, efektivitas pengelolaan koperasi sekolah sangat dipengaruhi oleh eksistensi kepemimpinan pendidikan dalam menjalankan fungsi manajemen secara optimal. Tujuan dari penelitian ini menganalisis eksistensi kepemimpinan pendidikan dalam manajemen koperasi sekolah sebagai sarana penguatan pendidikan ekonomi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research), melalui pengumpulan data dari berbagai sumber literatur ilmiah seperti buku, jurnal, dan dokumen terkait. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengkaji peran kepemimpinan pendidikan dalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan koperasi sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan memiliki peran penting dalam mengoptimalkan fungsi manajemen koperasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kepemimpinan yang efektif mampu mendorong terciptanya pengelolaan koperasi yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan koperasi terbukti dapat meningkatkan literasi ekonomi, melatih keterampilan kewirausahaan, serta membentuk karakter seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian. Dengan demikian, koperasi sekolah dapat menjadi sarana strategis dalam mendukung pembelajaran ekonomi yang relevan dengan kebutuhan kehidupan nyata. Kepemimpinan yang baik dapat mendorong terciptanya pengelolaan koperasi yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam meningkatkan literasi ekonomi, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan membentuk karakter siswa. </p>Suci Nur AtikahSalsabila Khalishah FitriNajwah AddinaSiswadi
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-19131234210.51311/nuris.v13i1.1379KONTEKSTUALISASI NILAI-NILAI TAFAQQUH FI AD-DIN DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI BULLYING DI PESANTREN
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1406
<p>This study aims to contextualize the values of <em>tafaqquh fi ad-din </em>in the implementation of anti-bullying education at Al-Muballighin Islamic Boarding School, Muara Bungo. Bullying phenomena, manifested in verbal, physical, and psychological forms, are still found within the pesantren environment, despite its reputation as a religious-based educational institution that emphasizes moral and character development. The values of <em>tafaqquh fi ad-din</em>, which focus on deepening religious understanding and internalizing Islamic moral values, are believed to have strong potential as a foundation for building a comprehensive anti-bullying culture. This study employs a qualitative case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, with data reduction, data display, and conclusion drawing, and triangulation was used to ensure data validity. The findings indicate that bullying persists due to a lack of supervision, imbalanced senior-junior relationships, and insufficient internalization of religious values in students’ daily practices. The values of <em>tafaqquh fi ad-din</em>, such as proper conduct (<em>adab</em>), empathy, mutual respect, and the prohibition of harming others, are highly relevant as foundational principles for anti-bullying education. Contextualization strategies were implemented through strengthening the moral education curriculum, habituation of Islamic behavior, role modeling by caregivers, and the integration of religion-based anti-bullying policies. The implementation of these values has proven effective in fostering a safer and more inclusive pesantren environment that reflects the principles of compassion and respect. This study offers both theoretical and practical contributions by proposing a <em>tafaqquh fi ad-din </em>based anti-bullying education model that can be applied in other Islamic boarding schools.</p>Januri
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913117719510.51311/nuris.v13i1.1406Reinterpreting Ihdad in The Context Of Modernity: An Analysis From The Shafi’i School of Thought on The Practices of The Village Community of Pengambengan, Bali
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/1402
<p>This study aims to analyze the application of iḥdād for women during the ‘iddah period following a spouse’s death in the modern era, as well as to examine its alignment with the Shafi’i school of thought in Pengambengan Village, Negara Subdistrict, Jembrana Regency, Bali. This study employs a qualitative method with a case study approach to gain a deep understanding of the social practices developing within the community. Data were collected through in-depth interviews with informants, direct observation of social conditions, and a documentary study of Islamic legal sources within the Shafi’i School. Data analysis was conducted using an interactive model encompassing data reduction, data presentation, and the systematic drawing of conclusions. The results of the study indicate that the majority of women in Pengambengan Village still observe iḥdād in accordance with the provisions of Shafi’i fiqh, particularly regarding the prohibition on adornment, the use of perfumes, and restrictions on activities outside the home during the ‘iddah period. However, in practice, there are several forms of adaptation influenced by economic demands and social realities, such as the need to work or meet daily living needs. These adjustments are made within limited parameters and continue to consider the principle of public interest, without substantially contradicting the fundamental provisions of the Shafi’i School. Thus, it can be concluded that the application of iḥdād in the modern era is not entirely rigid but rather adaptive and contextual, without undermining the normative values that form the primary foundation of Islamic law.</p> <p> </p>Mila Dwi JuniartyHasaniMuslihunWahyudi
Copyright (c) 2026 NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-192026-04-1913121523010.51311/nuris.v13i1.1402