Analisis Kesenjangan Pemahamaman UMKM Batam Terhadap Akad Pembiayaan Syariah
DOI:
https://doi.org/10.51311/istikhlaf.v8i1.1270Keywords:
Keywords: MSMEs, Islamic Financing, Islamic Contracts, Understanding Gap.Abstract
This study aims to analyze the gap in understanding among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Batam City regarding Islamic financing contracts. The research focuses on identifying the level of MSMEs’ understanding of the concepts, mechanisms, and principles of Islamic financing contracts, as well as the factors contributing to the emergence of this understanding gap. A qualitative descriptive approach was employed in this study. The research population consisted of MSMEs in Batam City from various business sectors, including trade, food, vehicle accessories, and service industries. The sample was selected using purposive sampling based on business experience and involvement in Islamic or conventional financing. The research instruments included semi-structured interview guidelines, observation sheets, and supporting documentation. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that most MSME actors are familiar with the term Islamic financing; however, their understanding remains general and superficial. The understanding gap is evident in the inability of MSMEs to distinguish between interest and profit margin, as well as limited knowledge of Islamic financing contracts such as murabahah, mudharabah, and musyarakah. The main factors contributing to this gap include low Islamic financial literacy, strong reliance on conventional financing experiences, and insufficient socialization and assistance from Islamic financial institutions.
Keywords: MSMEs, Islamic Financing, Islamic Contracts, Understanding Gap.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan pemahaman Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Batam terhadap akad pembiayaan syariah. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tingkat pemahaman pelaku UMKM mengenai konsep, mekanisme, dan prinsip akad pembiayaan syariah serta faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya kesenjangan pemahaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di Kota Batam yang berasal dari berbagai sektor usaha, seperti perdagangan, makanan, perlengkapan kendaraan, dan jasa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan mempertimbangkan pengalaman usaha dan keterkaitan informan dengan pembiayaan syariah maupun konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman wawancara semi-terstruktur, lembar observasi, dan dokumentasi pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM telah mengenal istilah pembiayaan syariah, namun pemahaman mereka masih bersifat umum dan terbatas. Kesenjangan pemahaman terlihat pada ketidakmampuan UMKM membedakan konsep bunga dan margin, serta rendahnya pemahaman terhadap jenis-jenis akad seperti murabahah, mudharabah, dan musyarakah. Faktor utama penyebab kesenjangan meliputi rendahnya literasi keuangan syariah, dominasi pengalaman pembiayaan konvensional, serta kurangnya sosialisasi dan pendampingan yang efektif dari lembaga keuangan syariah.
Kata kunci: UMKM, Pembiayaan Syariah, Akad Syariah, Kesenjangan Pemahaman.
Downloads
References
Alimi, Mubarok El. “Literasi Keuangan Syariah Pada UMKM Dan Dampaknya Terhadap Penggunaan Produk Bank Syariah.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 9, no. 2 (2023): 2080–90.
Dewan Standar Akuntansi Syariah – Ikatan Akuntan Indonesia. PSAK 102: Akuntansi Murabahah. Jakarta, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/PSAK-Syariah/65?utm_source=chatgpt.com.
PSAK 105: Akuntansi Mudharabah. Jakarta, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/PSAK-Umum/68?utm_source=chatgpt.com.
PSAK 106: Akuntansi Musyarakah. Jakarta, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/PSAK-Syariah/69?utm_source=chatgpt.com.
PSAK 107: Akuntansi Ijarah. Jakarta, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/PSAK-Syariah/70?utm_source=chatgpt.com.
Menne, Firman. “Inovasi Dan Literasi Keuangan Syariah Bagi Pelaku UMKM.” Jesya (Jurnal Ekonomi Dan Ekonomi Syariah) 6, no. 1 (2023): 1111–22.
Nabilah, Nabilah, and Mohammad Nur Rianto Al Arif. “Spin-off and Efficiency in Islamic Banks: DEA Approach.” Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 2022, 197–205.
Napitupulu, Bertha Elvy, Sita Dewi, and Anthony Wijaya. “The Effect Of Work Experience, Profesionalism And Remote Audit On Audit Quality.” International Journal of Informatics, Economics, Management and Science 2, no. 1 (January 25, 2023): 15. doi:10.52362/ijiems.v2i1.999.
Nurhayati, Sri, and Wasilah. Akuntansi Syariah Di Indonesia. 5th ed. Jakarta: Salemba Empat, 2019.
Saepudin, Encep, and Restu Frida Utami. “Pemberdayaan Usaha Mikro Binaan Lazismu Banyumas Melalui Pemahaman Akad Pembiayaan Syariah.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 9, no. 01 (2023): 1383–96.
Siti Itsna Syamsiyah, Vina Maratus Salsabila, Putri Shinta Dewi, Mashudi Mashudi, and Qomarul Huda. “Penerapan Prinsip Syariah Dalam Produk Pembiayaan.” Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan 4, no. 2 (June 30, 2025): 365–83. doi:10.55606/jimak.v4i2.4673.
Surepno, Surepno, and Siti Halimatus Saâ. “Tingkat Literasi Keuangan Syariah Pelaku Umkm Dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Umkm Di Kecamatan Jepara.” Jurnal Ilmu Akuntansi Dan Bisnis Syariah (AKSY) 4, no. 1 (2022): 145–62.
Uddin, Md Akther. “Principles of Islamic Finance: Prohibition of Riba, Gharar and Maysir,” 2015.
Wibawa, Dian Prihardini, and Maya Yusnita. “Peran UMKM Sebagai Penyangga Perekonomian Berbasis Kerakyatan.” Holistic Journal of Management Research 2, no. 2 (2019).





