PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISONAL LOMPAT TALI DI TK MUTIARA BUNDA
DOI:
https://doi.org/10.51311/alayya.v6i1.1584Keywords:
kemampuan sosial, anak usia dini, permainan tradisional, lompat tali, PTKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini melalui permainan tradisional lompat tali di TK Mutiara Bunda. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial anak mengalami peningkatan yang signifikan. Pada kondisi awal, sebagian besar anak masih berada pada kategori Mulai Berkembang (MB). Pada siklus I terjadi peningkatan, namun belum mencapai indikator keberhasilan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, sebanyak 86% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Permainan lompat tali terbukti mampu meningkatkan kemampuan anak dalam bekerja sama, berkomunikasi, berbagi, serta menunggu giliran. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan interaksi sosial anak. Dengan demikian, permainan tradisional lompat tali efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini
Downloads
References
Alifah Andhianto, P., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2024). Penerapan pembelajaran STEAM berbasis proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di satuan PAUD. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 314–326. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.547
Arikunto, S., Supardi, & Suhardjono. (2021). Penelitian tindakan kelas (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4056
Azzahra, R. N., & Khasanah, N. (2025). Peran sekolah sebagai lembaga sosial dan pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2).
Fadlilah, Z., & Khasanah, N. (2025). Proses sosial anak di sekolah: Dari bangku kelas hingga lingkungan pergaulan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2).
Fajarwati, N. K., Azhar, A. F., Hannaf, A. A., & Darussalam, F. (2024). Pola komunikasi keluarga dan kemampuan sosial anak prasekolah di TK Kuncup Harapan Desa Bendungan Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang. Journal of Creative Student Research, 2(1), 117–129. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v2i1.3511
Hasviani, O., Handayani, T., & Fitri, I. (2022). Strategi guru PAUD dalam meningkatkan kemampuan bersosial peserta didik di TK Negeri Pulau Beringin. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(5), 1458–1466. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i5.583
Khadijah, K., & Wahyuni, S. (2024). Pengembangan permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 1151–1166. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.6073
Nurhafizah, & Putri, R. Y. (2022). Gambaran perkembangan kemampuan sosial anak di masa pandemi. Jurnal Golden Age, 6(1), 77–90.
Nur Shofiah, A., & Munandar, C. (2023). Dilema linieritas dan kualifikasi akademik: Meningkatkan profesionalisme guru PAUD. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 374–386. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.253
Risfaisal, R. (2025). Peran lembaga PAUD Pertiwi Bulukumba dalam mengembangkan kemampuan sosial anak di keluarga (Suatu tinjauan sosiologi). DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education, 2(2), 81–91. https://doi.org/10.69875/djosse.v2i2.137
Safifa, R. F., & Nurhafizah. (2024). Pengaruh permainan tradisional bakiak modifikasi terhadap perkembangan sosial di Taman Kanak-Kanak Sabbihisma 2 Ulak Karang. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 24–35. http://dx.doi.org/10.22373/bunayya.v9i2.23570
Said, R. A., & Tangia, J. R. (2025). Pengaruh hambatan komunikasi antar teman sebaya terhadap pembentukan relasi sosial anak di PAUD inklusif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 282–287.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Talango, S. R. (2020). Konsep perkembangan anak usia dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(1), 92–105.
Tasya, F. H., & Nurhafizah. (2025). Penggunaan metode proyek dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini. Aura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.37216/aura.v6i1
Triana Agustin, E., Hernanda, A. S., Apipah, I., & Noviyani, L. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan perkembangan anak usia dini di Kelompok Belajar Cerdas Ceria 2. Journal of Innovation Literacy Studies, 1(2), 1–11.
Urip Sulistiyo. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan teori dan praktik. K-Media.
Yuliastari, P. I. D., Danugiri, D., & Melya, I. R. (2022). Perkembangan sosial anak usia dini dalam lingkungan pendidikan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(September), 455–466. https://doi.org/10.5281/zenodo.7067990
Zulfa, E. S. (2023). Pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap motorik kasar anak usia 5–6 tahun. ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini, 2(1), 15–26.






