Pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Peningkatan Keterampilan Komunikasi pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.51311/alayya.v5i2.1005Keywords:
Pendidikan Karekter, Kemampuan Komunikasi, Anak Usia Dini, Bahasa Indonesia, Perkembangan BahasaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan karakter terhadap peningkatan kemampuan komunikasi anak usia dini dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakaukan di kampus IAI Yasni Bungo. Pendidikan karakter, yang meliputi nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, dan keberanian, diyakini menjadi fondasi penting dalam membentuk keterampilan berkomunikasi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain pretest-posttest control group. Teori perkembangan bahasa dari Vygotsky serta teori belajar behaviorisme dan sosiokultural menjadi dasar analisis dalam memahami hubungan antara pendidikan karakter dan perkembangan kemampuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan komunikasi peserta didik setelah penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan signifikansi p < 0,05. Pendidikan karakter terbukti meningkatkan kemampuan berbicara anak dalam hal kejelasan, keberanian, keteraturan berpikir, dan penggunaan bahasa yang sopan. Selain itu, interaksi sosial bermakna dan pemberian penguatan positif menjadi faktor kunci dalam proses pengembangan keterampilan komunikasi tersebut. Implikasi dari hasil ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya bagi calon pendidik anak usia dini, guna membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter luhur dalam berkomunikasi.
Downloads
References
Berk, L. E. Child Development (10th ed.). Pearson Education. (2018).
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. What Works in Character Education: A Research-driven Guide for Educators. Washington DC: Character Education Partnership. (2005).
Creswell, J. W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications. (2014).
Damon, W. The Moral Child: Nurturing Children’s Natural Moral Growth. Free Press. (2002).
Hasanah, U. Pengaruh pendidikan karakter terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Golden Age, 4(2), (2020). 75-84.
Kurniawan, E. Peran pendidikan karakter dalam meningkatkan keterampilan komunikasi anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 3(1), (2018). 44-53.
Lickona, T. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books. (1991).
Vygotsky, L. S. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge: Harvard University Press. (1978).
Skinner, B. F. Verbal Behavior. New York: Appleton-Century-Crofts. (1957).
Ratna, N. K. Komunikasi: Teori, Strategi, dan Penerapan di Era Digital. Jakarta: Rajawali Pers. (2010).
Musfiroh, T. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. (2015).
Nurani, Y. Pendidikan karakter berbasis pembelajaran kontekstual di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 13(2), (2019). 123-132.
Santrock, J. W. Child Development. New York: McGraw-Hill. (2011).
Moleong, L. J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. (2017).
Hurlock, E. B. Child Development. New York: McGraw-Hill. (1978).
Slavin, R. E. Educational Psychology: Theory and Practice (12th ed.). Pearson. (2018).
Suparno, P. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Kanisius. (2014).
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. (2016). 11-25.
Woolfolk, A. Educational Psychology (13th ed.). Pearson Education. (2016).






